BULAN SATELIT BUMI
A.
BULAN
Di
antara semua satelit yang ada di dalam tata surya, hanya bulan lah yang paling
akrab dengan kita dan sering kita lihat pada malam hari. Bulan tidak memiliki
sinar sendiri, melainkan hanya memantulkan msinar matahari yang datang
kepadanya.
Bulan yang dalam bahasa inggrisnya
di sebut MOON adalah sebuah satelit
satu-satunya yang dimiliki oleh bumi. Setiap planet memiliki satelitnya
masing-masing kecuali planet merkurius
dan venus.
Pengetahuan manusia tentang bulan
semakin bertambah sejak pendaratan pertama apolo 11 oleh astronot Neil Amstrong, Edwin Aldrin, Michael
Collin, dan Yuri Gagarin.
Dari pengamatan para astronot, di peroleh bahwa
bentuk bulan bulat seperti bola dengan permukaan yang tidak rata, melainkan
bergunug-gunung. Jarak rata-rata Bumi-Bulan dari pusat ke pusat adalah 384.403
km, sekitar 30 kali diameter Bumi. Diameter Bulan adalah 3.474 km, sedikit
lebih kecil dari seperempat diameter Bumi. Ini berarti volume Bulan hanya
sekitar 2 persen volume Bumi dan tarikan grafitasi di permukaannya sekitar 17
persen daripada tarikan gravitasi Bumi. Bulan beredar mengelilingi Bumi sekali
setiap 27,3 hari, dan variasi periodik dalam sistem Bumi-Bulan-Matahari
bertanggungjawab atas terjadinya fase-fase Bulan yang berulang setiap 29,5
hari. Massa jenis Bulan (3,4 g/cm³) adalah lebih
ringan dibanding massa jenis Bumi (5,5 g/cm³),
sedangkan massa Bulan hanya 0,012 massa Bumi. Di bulan tidak
ada atmosfer. Perubahan temperature di permukaannya sangat besar, yaitu 110’C
di tempat yang kena sinar matahari dan -173’C di tempat yang tidak terkena
sinar matahari sehingga tidak memungkinkan untuk adanya kehidupan di sana.
B.
Peredaran Bulan
- Rotasi Bulan
Bulan berputar pada sumbunya membutuhkan waktu
kira-kira satu bulan, sama dengan waktu revolusinya mengelilingi bumi.
Akibatnya, permukaan bulan yang menghadap ke bumi selalu sama. Jadi, jika kamu
perhatikan permukaaan bulan setiap kali bulan penuh (purnama), akan terlihat
bahwa pola lpermukaan bulan selalu sama. Saat bulan mengitari bumi satu kali,
bulan juga berputar pada porosnya satu kali. Jadi, waktu retasi bulan sama
dengan revolusinya. Karena waktu rotasi bulan sama dengan waktu revolusinya,
maka permukaan bulan yang tampak dari bumi hampir selalu sama.
- Revolusi bulan
Bulan beredar
mengelilingi bumi, sekaligus bersama bumi mengelilingi matahari atau bulan
berevolusi terhadap bumi dan bersama bumi berevolusi terhadap matahari. Kala
revolusi bulan terhadap bumi sama dengan kala rotasinya, akibatnya bagian bulan
yang menghadap bumi selalu tetap (sama). Jadi ada bagian bulan yang tidak
pernah terlihat dari permukaan bumi. Bidang edar bulan mengelilingi bumi
berbentuk sudut 5° dengan ekliptika. Kala revolusi bumi sama dengan 12 x kala
revolusi bulan terhadap bumi. Jadi selama bumi beredar 1 x mengelilingi matahari,
bulan beredar 12 x mengelilingi bumi. Kala revolusi bulan terhadap bumi adalah
29,5 hari sehingga selang waktu yang diperlukan bulan untuk 12 x mengelilingi
bumi adalah 12 x 29,5 = 354 hari.
C. Perubahan
Bentuk Semu bulan
Secara garis besar perubahan bentuk bulan
terjadi dalam empat bentuk yaitu;
-
bulat penuh atau purnama
-
tiga seperempat bagian
-
bulan separuh
-
dan berbentuk sabit
Sebenarnya bentuk permukaan
bulkan itu tidak berubah. Perubahan kenampakan bentuk bulan itu disebabkan oleh
perubahan kedudukan bulan rterhadap bumi. Ada
empat tahap kedudukan bulan,yaitu;
-
tahap pertama di sebut bulan baru. Saat itu bulan
berasda di antara bumi dan matahari, sehingga bagian gelapnya menghadap kea rah
kita. Dengan demikian kita tidak dapat melihat bulan.
-
Tahap minggu pertama. Saat ini kita melihat bulat
berbentuk sebelah, karena setengah dari bagian bulan yang mendapat cahaya
matahari menghadap kea rah kita. Hal ini terjadi pada saat bulan berada di sisi
matahari.
-
Tahap bulan purnama yang di sebut oposisi. Pada saat
itu kita dapat melihat keseluruhan permukaan bulan yang berupa lingkaran penuh.
Hal ini terjdai karena seluruh permukaan bulan yang mendapat cahaya matahari
menghadap kebumi. Pada saat ini dikatakan bulan berada pada kedudukan oposisi
-
Tahap minggu ketiga. Saat ini bulan kelihatan mulai
mengeacil kembali dan terlihat berbentuk setengah lingkaran. Hal itu terjadi
karena hanya setengah bagian bulan yang menghadap ke bumi mendapat cahaya
matahari. Sementara setengah bagian yang lain dalam keadaan gelap. Kedudukan
bulan kembali berada di sisi matahari
D. Gerhana
- Gerhana matahari
Gerhana matahari
terjadi pada saat Matahari-bulan-bumi terletak pada satu garis yang lurus.
Berikut ini adalah kemungkinan kemungkinan terjadinya gerhana matahari yaitu ;
-
bagian yang terkena bayangan inti (umbra) di katakana mengalami gerhana matahari total
-
bagian bumi yang kena bayang-bayang tambahan (penumbra)
di katakana mengalami gerhana sebagian
-
bagian bumi yang mengalami perpanjangan bayang inti ( umbra negative) dikatakan matahari
cincin.
- Gerhana bulan
Gerhana bulan
terjadi apabila Matahari-bumi-bulan terletak pada satu garis yang lurus.
Berikut adalah tahapan-tahapan saat terjadi gerhana bulan yaitu;
-
sebelum terjadi gerhana sebagian terlebih dahulu
terjadi penyuraman sinar bulan yaitu pada saat bayang-bayang bumi( penumbra )
memasuki bulan.
-
Kemudian terjadi gerhana sebagian, pada saat sebagian
bulan terkena bayang-bayang bumi ( umbro ).
-
Gerhana bulan total terjadi pada saat seluruh permukaan
bulan terkena bayang-bayang bumi.
-
Kemudian akan kembali terjadi gerhana sebagian ketika
bulan mulai melepaskan diri dari bayang baayang bumi tetapi belum seluruhnya
lepas dari bayang-bayang bumi
-
Bulan hanya menerima bayang-bayang bumi ( penumbra ).
Bulan masih terlihat suram atau kurang terang. Pada saat bayang-bayang bumi
tidak lagi mengenai bulan, bulan akan terlihat terang.
Perbedaan gerhana matahari dan gerhana bulan
Gerhana matahari
1. cahaya matahari ditutupi bulan
2. terjadi pada saat konjungsi
3. diamati siang hari
4. lamanya maksimum 7 menit 58 detik
5. matahari digelapi dari kanan ke kiri (jika menghadap ke utara)
6. bulan berada kira-kira di bidang ekliptika.
Gerhana bulan
1. bulan ditutupi bayangan bumi
2. terjadinya pada saat oposisi
3. diamati malam hari
4. lamanya 3 jam
5. bulan digelapi dari kiri ke kanan (jika menghadap ke utara)
6. bulan kira-kira berdekatan pada bidang ekliptika.
kunjungi facebook dan blog saya
facebook @aryo arganata sucipto
blog aryoarganata@ymail.com